Pengertian Kinerja Perusahaan Menurut Para Ahli Lengkap

Posted on

Pengertian Kinerja Perusahaan Menurut Para Ahli Lengkap – Tentunya dapat kita ketahui jika masing-masing perusahaan pasti dapat meninjau kinerja dari sebuah perusahaan. Masing-masing perusahaan tentunya selalu melakukan peninjauan kinerja dari perusahaan dalam periode tertentu. Kegiatan seperti ini yang sering dijuga disebut dengan kinerja perusahaan. Ada pun pengertian kinerja perusahaan adalah hasil dari sebuah kegiatan manajemen pada sebuah perusahaan. Dari hasil kinerja tersebut dijadikan sebagai parameter tolok ukur dalam menilai sebuah keberhasilan dari manajemen perusahaan itu sendiri.

Kinerja perusahaan tak lain dikerahkan dari pengendalian perusahaan secara internal. Dewasa ini semakin banyak perusahaan kecil, besar, bahkan menengah yang saling berkembang. Nah, beberapa perusahaan juga sangat intens memantau bagaimana perkembangan kinerja dari sebuah perusahaan. Kinerja manajemen yang baik dapat meningkatkan pengendalian dalam perusahaan, tetapi dalam pelaksanaan prosedur yang diterapkan sering tidak sesuai dengan kinerja perusahaan dan juga pembagian tugas dan tanggung jawab. Kinerja perusahaan merupakan sesuatu yang dihasilkan oleh perusahaan dalam periode tertentu dengan mengacu pada standar yang ditetapkan. Dalam pencapaian tujuan perusahaan maka kinerja perusahaan merupakan hal yang sangat penting. Salah satu usaha yang dilakukan adalah dengan menerapkan sistem GCG dalam kinerja perusahaan.

Sistem GCG sebagai Kinerja Perusahaan

Adapun tujuan utama dari GCG adalah meningkatkan keberhasilan usaha dan akuntabilitas, menciptakan sebuah sistem pengendalian dan keseimbangan (check and balances), mencegah penyalahgunaan dari sumber daya perusahaan dan tetap mendorong terjadinya pertumbuhan perusahaan. Penerapan GCG secara benar dan konsisten diharapkan dapat menciptakan fundamental yang kuat bagi peningkatan nilai perusahaan dalam jangka panjang melalui peningkatan kinerja yang tinggi serta penciptaan citra perusahaan yang positif.  Pada umumnya penerapan GCG dilakukan secara internal.  Auditor merupakan organ pendukung yang dibentuk oleh direksi. Peranan dan fungsi internal auditor dalam suatu perusahaan juga dipergunakan sebagai parameter dan indikator untuk mengukur  penerapan prinsip-prinsip GCG yaitu dengan sistem transparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, kemandirian, dan kewajaran.

Adanya indikasi berkurangnya kekeliruan administratif ataupun kesalahan yang berdampak negatif terhadap finansial dari sebuah perusahaan, juga menjadi tolok ukur keberhasilan internal auditor. Selain itu, internal auditor juga harus memberikan masukan sebagai upaya pencapaian strategi bisnis perusahaan, mengevaluasi pengelolaan resiko perusahaan dan memberikan rekomendasi perbaikan atas prosedur dan pengendalian terhadap proses-proses bisnis perusahaan serta evaluasi kecukupan indikator kinerja perusahaan dari segi efisiensi dan efektivitas. Menurut Adiyatna dan Marimin (2001), efektivitas berkaitan dengan kinerja dalam pencapaian tujuan, sedangkan efisiensi berkaitan dengan penggunaan sumber daya.

Penilaian kinerja perusahaan dapat diukur dengan ukuran keuangan dan non keuangan. Ukuran kinerja non keuangan meliputi kepuasan costumer, produktivitas dan cost effectiveness proses bisnis atau intern serta produktivitas dan komitmen personnel yang akan menentukan kinerja keuangan masa yang akan datang.

Sehingga kata lain kinerja perusahaan juga dilakukan untuk memantau hal pencapaian tujuan yang sudah ditetapkan dalam periode tertentu. Dari sepenggal pengertian kinerja perusahaan tersebut juga kita lihat pengertian kinerja perusahaan dari beberapa ahli dan pakar antara lain:

Pengertian Kinerja Perusahaan menurut Para Ahli

Kinerja perusahaan adalah hasil kerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau kelompok orang dalam suatu perusahaan sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing-masing dalam upaya untuk pencapaian tujuan perusahaan secara legal, dan tidak melanggar hukum, serta tidak bertentangan dengan moral dan etika. Menurut (Rivai & Basri, 2004:16)
Kinerja perusahaan (Companies performance) merupakan sesuatu yang dihasilkan oleh suatu perusahaan dalam periode tertentu dengan mengacu kepada standar yang ditetapkan. Pengukuran aktivitas kinerja perusahaan dirancang untuk menaksir bagaimana kinerja aktivitas dan hasil akhir yang dicapai.

Sedangkan menurut para ahli kinerja perusahaan adalah:

1. Menurut Moerdiyanto

kinerja perusahaan adalah hasil dari serangkaian proses bisnis yang mana dengan pengorbanan beragai macam sumber daya, apabila kinerja perusahaan meningkat, bisa dilihat dari gencarnya kegiatan perusahaan dalam rangka untuk menghasilkan keuntungan yang sebesar-besarnya. Keuntungan atau laba yang dihasilkan tentu akan berbeda tergantung dengan ukuran perusahaan yang bergerak.

2. Menurut Helfert

kinerja perusahaan adalah hasil yang dibuat oleh pihak manajemen secara terus menerus. Dalam hal ini, hasil yang dimaksud merupakan hasil dari keputusan banyak individu.

3. Menurut Chariri dan Ghozali

kinerja perusahaan bisa juga diukur dengan menggunakan informasi keuangan atau juga menggunakan informasi non keuangan. Informasi non keuangan ini dapat berupa kepuasan pelanggan atas pelayanan yang diberikan oleh perusahaan. Meskipun begitu, kebanyakan kinerja perusahaan diukur dengan rasio keuangan dalam periode tertentu.

Dari penjelasan dan pendapat para ahli di atas tentang kinerja perusahaan, jadi kinerja perusahaan adalah sebuah hasil dari proses bisnis perusahaan yang menunjukkan nilai keberhasilan dari sebuah usaha yang bisa diukur dengan informasi keuangan maupun non keuangan. Demikian beberapa informasi tentang pengertian kinerja perusahaan.

Demikianlah pembahasan kita kali ini mengenai Pengertian Kinerja Perusahaan Menurut Para Ahli Lengkap, semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua. Terimakasih 🙂