Pengertian Cahaya, Macam-Macam Cahaya, Sifat Cahaya, Contoh Cahaya Terlengkap

Posted on

Pengertian Cahaya, Macam-Macam Cahaya, Sifat Cahaya, Contoh Cahaya Terlengkap – Pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang Cahaya. Pembahasan yang meliputi pengertian cahaya, macam-macam cahaya sifat cahaya, dan contoh cahaya yang akan dijelaskan dengan lengkap. Untuk lebih jelasnya silakan simak ulasan dibawah ini dengan seksama
Pengertian Cahaya, Macam-Macam Cahaya, Sifat Cahaya, Contoh Cahaya

Pengertian Cahaya

  • Wikipedia

    Pengertian cahaya menurut wikipedia adalah energi berbentuk gelombang elektromagnetik yang kasat mata dengan panjang gelombang sekitar 380-750 nm. Pada bidang fisika, cahaya adalah radiasi elektromagnetik baik dengan panjang gelombang kasat mata maupun yang tidak.

  • KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)

    Pengertian cahaya menurut KBBI adalah sinar atau terang (dari sesuatu yang bersinar seperti matahari, bulan, lampu) yang memungkinkan mata menangkap bayangan benda-benda di sekitarnya.

Macam-Macam Cahaya

Berdasarkan sumbernya cahaya dibedakan menjadi dua macam, yaitu sebagai berikut:

  1. Cahaya yang berasal dari benda itu sendiri. Seperti cahaya dari matahari, senter, lampu, lilin.
  2. Cahaya yang memancar dari benda akibat pantulan cahaya pada permukaan benda tersebut dari sumber cahaya. Misalnya, kita melihat benda berwarna merah, artinya benda tersebut memantulkan cahaya berwarna merah.

Sifat Cahaya

Cahaya mempunyai beberapa sifat seperti menembus, dapat dipantulkan, merambat,dan dapat dibiaskan. Agar lebih paham dan jelas maka berikut ini adalah sifat cahaya.

  1. Cahaya Merambat Lurus

    Sifat cahaya yang merambat lurus akan terjadi jika melewati satu medium perantara. Kejadian ini dapat dilihat dengan nyata pada lampu senter yang merambat lurus. Selain itu kita juga dapat melihat cahaya merambat lurus pada berkas cahaya matahari yang menerobos masuk celah genting atau ventiasi pada rumah kita yang akan terlihat seperti garis-garis lurus. Hal ini membuktikan bahwa cahaya merambat lurus. Sifat cahaya yang merambat lurus oleh manusia dimanfaatkan dalam pembuatan lampu senter dan lampu kendaraan bermotor.
    Contoh: Cahaya senter membentu garis lurus, cahaya mercusuar di pinggiran laut yang membentuk garis lurus

  2. Cahaya Dapat Dipantulkan

    Cahaya yang dapat dipantulkan atau disebut pencerminan adalah sebuah proses terpancarnya kembali cahaya dari permukaan benda yang terkena cahaya. Sifat pemantulan ini dapat dibagi menjadi dua yaitu pemantulan teratur dan pemantulan baur (difus). Pada pemantulan teratur berkas cahaya pantulnya sejajar. Ini terjadi ketika cahaya mengenai benda yang permukaanya rata dan mengkilap atau licin. Seperti pada cermin, yang merupakan benda yang dapat memantulkan cahaya paling sempurna.

    Hal ini dikarenakan cermin mempunyai bidang halus dan mengkilap yang bisa mematulkan cahaya sangat baik. Sedangkan dalam pemantulan baur terjadi ketika cahaya mengenai benda yang permukaanya tidak rata. Seperti pada tanah yang tidak rata atau pada air yang bergelombang. Adanya pemantulan baur, tempat-tempat yang tidak ikut terkena cahaya secara langsung akan ikut menjadi terang.
    Contoh: alat perioskop, bayangan saat berdiri didepan cermin, bayangan air jernih

  3. Cahaya Dapat Dibiaskan

    Pembiasan adalah proses pembelokan arah rambat cahaya ketika melewati dua medium yang berbeda kerapatannya. Pembiasan cahaya ini oleh manusia dimanfaatkan dalam berbagai alat optik. Contohnya pada kehidupan sehari-hari kita dapat melihat beberapa peristiwa seperti
    -Air yang jernih ketika mendapat cahaya akan kelihatan lebih dangkal dari yang sebenarnya.
    -Pensil atau benda yang mempunyai bentuk lurus akan seperti bengkok ketika dimasukkan pada gelas yang berisi air.
    -Peristiwa fatamorgana yang terjadi ketika berkas cahaya yang berjalan dari udara dingin ke udara panas terbiaskan ke arah horizontal, sehingga suatu benda tampak muncul di atas posisi yang sebenarnya.
    -Uang logam didalam air yang jernih akan terlihat lebih dekat dengan permukaan.
    -Ikan yang dimasukkan didalam aquarium akan terlihat lebih besar daripada aslinya.

  4. Cahaya Dapat Diuraikan

    Penguraian cahaya atau dispersi cahaya terjadi secara alami. Contohnya adlaah ketika terjadi pelangi. Pelangi akan muncul setelah turun hujan. Pada pelangi terdiri dari beberapa warna seperti merah, jingga, kunning, hijau, biru, nila dan ungu. Yang sebenarnya warna-warna tersebut asalnya dari satu warna saja yaitu warna putih dari matahari. Tetapi karana warna putih tersebut dibiaskan oleh titik air hujan, mengakibatkan cahaya putih diuraikan menjadi beberapa macam warna, sehingga terbentuklah warna-warna indah pelangi.
    Contoh: terjadinya pelangi, gelembung air sabun yang terkena sinar matahari akan terlihat mempunyai warna yang beragam

  5. Cahaya Dapat Menembus Benda Bening

    Benda yang bening adalah benda yang dapat ditembus oleh cahaya. Contohnya adalah seperti kaca, mika, plastik bening, air jernih, dan botol bening. Jadi ketika cahaya mengenai benda bening, maka cahaya dapat menembus benda tersebut.
    Contoh: Cahaya menembus kaca bening, gelas bening

  6. Cahaya Dapa Mengalami Interferensi

    Interferensi adalah penggabungan dari dua gelombang ataupun lebih

  7. Cahaya Dapat Mengalami Difraksi (Pelenturan)

    Pada bidang yang sempit, cahaya mengalami pelenturan gelombang yaitu kejadian atau peristiwa pembelokan arah rambat cahaya gelombang karena melewati celah sempit.

  8. Cahaya Dapat Mengalami Polarisasi

    Polarisasi adalah peristiwa yang mana terserapnya sebagian arah getar cahaya sehingga cahaya tersebut akan kehilangan sebagian besar arah getarnya.

Demikianlah telah dijelaskan diatas tentang Pengertian Cahaya, Macam-Macam Cahaya, Sifat Cahaya, Contoh Cahaya Terlengkap, semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Terimakasih telah berkunjung