Pengertian Ergonomi,Tujuan, Manfaat, Prinsip, Ruang Lingkup Terlengkap

Posted on

Pengertian Ergonomi,Tujuan, Manfaat, Prinsip, Ruang Lingkup Terlengkap – Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan tentang Ergonomi. Yang meliputi pengertian ergonomi, tujuan, manfaat, prinsip dan ruang lingkup yang dibahas dengan lengkap. Untuk lebih detailnya silakan simak ulasan dibawah ini dengan seksama.
Pengertian Ergonomi,Tujuan, Manfaat, Prinsip, Ruang Lingkup

Pengertian Ergonomi

Ergonomi adalah ilmu yang mempelajari interaksi manusia dengan sistem, profesi, prinsip, data dan metode dalam merancang sistem agar dapat optimal sesuai dengan keperluan, kekurangan, dan keterampilan manusia. Ergonomi berasal dari bahasa Yunani ergon dan nomos. Ergon artinya kerja, dan nomor berarti aturan.

Pengertian Ergonomi Menurut Para Ahli

  1. Wignjosoebroto S (2003)

    Pengertian Ergonomi menurut Wignjosoebroto S adalah ilmu yang sistematis untuk memanfaatkan informasi mengenai kemampuan dan keterbatasan manusia dalam merancang suatu sistem kerja sehingga orang dapat hidup dan bekerja pada sistem tersebut yang lebih baik yaitu mencapai tujuan yang diinginkan melalui suatu pekerjaan yang efektif, efisien, aman dan nyaman.

  2. Ginting Rosnani (2010)

    Pengertian Ergonomi menurut Ginting Rosnani adalah suatu cabang keilmuan yang sistematis untuk memanfaatkan informasi mengenai sifat, kemampuan dan keterbatasan manusia dalam merancang suatu sistem kerja, sehingga orang dapat hidup dan juga bekerja pada suatu sistem yang baik yaitu untuk mencapai tujuan yang diinginkan dengan melalui pekerjaan yang efektif, efisien, aman dan nyaman.

  3. Sritomo

    Pengertian Ergonomi menurut Sritomo adalah disiplin ilmu yang mempelajarai manusia yang berkaitan dengan pekerjaannya.

  4. The International Ergonomics Association (2000)

    Pengertian Ergonomi menurut The International Ergonomics Association adalah suatu disiplin ilmiah yang urgen untuk diperhatikan interaksi antara manusia dan bagian lain dalam elemen sebuah sistem dan juga profesi yang mengplikasikan teori, prinsip-prinsip, data, dan juga metode yang dirancang untuk mengoptimasikan kesejahteraan manusia dan juga keseluruhan kinerja dari sistem.

  5. Eko Nurmianto (2004:1)

    Pengertian Ergonomi menurut Eko Nurmianto adalah studi tentang aspek manusia dalam lingkungan kerja yang ditinjau dari anatomi, fisiologi, psikologi, engineering, manajemen dan desain perancangan.

  6. Tarwaka (2004)

    Pengertian Ergonomi menurut Tarwaka adalah ilmu, seni dan penerapan teknologi untuk menyerasikan antara fasilitas yang digunakan baik dalam beraktifitas maupun dalam istirahat atas dasar kemampuan dan keterbatasan manusia baik fisik mapun mental sehingga kualitas hidup secara keseluruhan menjadi lebih baik.

  7. Suma’mur (1989)

    Pengertian Ergonomi menurut Suma’mur adalah komponen kegiatan dalam ruang lingkup hiperke yang antara lain meliputi penyerasian pekerjaan terhadap tenaga kerja seara timbal balik untuk efisiensi dan kenyamanan kerja.

  8. Departemen Kesehatan Republik Indonesia (2007)

    Pengertian Ergonomi menurut Departemen Kesehatan RI adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam kaitannya dengan pekerjaan mereka. Sasaran penelitian ergonomi adalah manusia pada saat bekerja dalam lingkungan. Secara singkat dapat dikatakan bahwa ergonomi adalah penyesuaian tugas pekerjaan dengan kondisi tubuh manusia yang ditujukan untuk menurunkan stress yang akan dihadapi. Upayanya antara lain berupa penyesuaian ukuran tempat kerja dengan dimensi tubuh agar tidak melelahkan, pengaturan suhu, cahaya dan kelembapan sesuai dengan kebutuhan tubuh manusia

  9. OSHA (2010)

    Pengertian Ergonomi menurut OSHA adalah praktek dalam mendisain peralatan dan rincian pekerjaan sesuai dengan kapasitas pekerja dengan tujuan untuk mencegah cidera pada pekerja.

  10. NIOSH (2007)

    Pengertian Ergonomi menurut NIOSH adalah suatu penerapan ilmu pengetahuan yang lebih menitik-beratkan rancangan fasilitas peralatan, perkakas sesuai dengan karakteristik anatomi, fisiologi, biomekanik, persepsi serta sikap kebiasaaan manusia.

  11. Sutalaksana (1979)

    Pengertian Ergonomi menurut Sutalaksana adalah ilmu atau kaidah yang mempelajari manusia sebagai komponen dari suatu sistem kerja mencakup karakteristik fisik maupun nonfisik, keterbatasan manusia, dan kemampuannya dalam rangka merancang suatu sistem yang efektif, aman, sehat, nyaman, dan efisien.

Tujuan Ergonomi

Menurut Santoso (2004) terdapat 4 tujuan utama ergonomi, yaitu:

  1. Memaksimalkan efisiensi karyawan
  2. Memperbaiki kesehatan dan keselamatan kerja
  3. Menganjurkan agar bekerja aman, nyaman dan bersemangat
  4. Memaksimalkan bentuk kerja yang meyakinkan

Menurut Tarwaka (2004), terdapat beberapa tujuan yang akan dicapai dengan menerapkan ergonomi, antara lain:

  1. Kesejahteraan fisik dan mental meningkat dengan cara mencegah cidera dan penyakit karena bekerja, beban kerja fisik dan mental menjadi turun, mengusahana promosi dan kepuasan kerja.
  2. Kesejahteraan sosial menjadi meningkat dengan peningkatan kualitas kontak sosial dan koordinasi kerja secara tepat, untuk peningkatan jaminan sosial baik selam kurun waktu usia produktif ataupun setelah tidak produktif.
  3. Terciptanya keseimbangan rasional terhadap aspek teknis, ekonomis, dan antropologis dari masing-masing sistem kerja yang dilaksanakan sehingga tercipta kualitas kerja dan kualitas hidup yang tinggi.

Manfaat Ergonomi

Pada umumnya, manfaat dari ergonomi dalam pekerjaan untuk cepat selesai, dengan risiko kecelakaan lebih kecil, efisien terhap waktu, risiko penyakit karena bekerja menjadi kecil dan lain-lain. Adapun manfaat yang didapat dari ergonomi adalah sebagai berikut:

  • Kerja meningkat, misalnya kecepatan, ketepatan, keselamatan dan mengurangi energi ketika bekerja
  • Waktu menjadi berkurang, dan juga biaya pelatihan dan pendidikan
  • Optimalisasi terhadap Sumber Daya Manusia dengan meningkatkan keterampilan yang diperlukan
  • Efisiensi waktu agar tidak terbuang percuma
  • Kenyamanan karyawan ketika bekerja menjadi meningkat

Prinsip Ergonomi

Prinsip ergonomi yaitu suatu panduan dalam penerapan ergonomi di tempat kerja. Menurut Baiduri, prinsip ergonomi antara lain:

  • Berkurangnya kelebihan beban
  • Meliputi jarang ruang
  • Memperkecil gerakan statis
  • Menjadikan supaya display dan contoh cepat dimengerti
  • Bekerja dalam posisi atau postur normal
  • Meletakkan peralatan ada dalam jangkauan
  • Berkurangnya gerakan berulang dan berlebihan
  • Terciptanya lingkungan kerja yang nyaman
  • Memperkecil risiko titik beban
  • Melakukan gerakan olahraga dan peregangan ketika bekerja
  • Bekerja selaras dengan ketinggian dimensi tubuh

Secara umum, prinsip ergonomi dibedakan menjadi lima yakni:

  1. Kegunaan (Utility)
    Prinsip kegunaan artinya masing-masing produk yang dihasilkan memiliki manfaat untuk seseorang dalam mendukung kegiatan atau kebutuhan dengan maksimal tanpa mengalami kesulitan atau masalah dalam penggunaannya. Misalnya prinsip ergonomi adalah suatu kemeja yang diberi kancing agar lebih mudah mengenakan dan melepaskan.
  2. Keamanan (Safety)
    Prinsip keamanan memiliki arti masing-masing produk yang dihasilkan mempunyai fungsi yang bermanfaat tanpa berisiko membahayakan keselamatan ataupun kerugian penggunanya. Misalnya adalah saku baju diberi tutup dan kancing supaya benda yang dimasukkan tidak mudah jatuh.
  3. Kenyamanan (Comfortability)
    Prinsip kenyamanan mempunyai arti produk yang dihasilkan memiliki tujuan yang selaras atau tidak mengganggu kegiatan dan juga diusahakan mendukung kegiatan seseorang. Misalnya adalah kain dipilih dari serat lembut, sejuk dan dapat menyerap keringat.
  4. Keluwesan (Flexibility)
    Prinsip keluwesan berarti ergonomi bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan pada kondisi ataupun fungsi ganda. Misalnya adalah baju diberi saku supaya bisa menyimpan benda ukuran kecil.
  5. Kekuatan (Durability)
    Prinsip kekuatan berarti harus tahan lama dan awet dan juga tidak cepat rusak apabila digunakan. Misalnya adalah bahan baju yang awet dan dijahit kuat.

Ruang Lingkup Ergonomi

Didalam suatu lapangan kerja, ergonomi berperan sangat penting. Semua bidang pekerjaan seringkali menggunakan ergonomi. Ergonomi diaplikasikan pada dunia kerja supaya pekerja dapat nyaman didalam melakukan pekerjaannya. Dengan adanya rasa nyaman itu maka manfaatnya terhadap produktivitas kerja yang diinginkan dan dapat semakin meningkat. Secara garis besar ergonomi dalam dunia kerja menaruh minat pada hal berikut:

  • Bagaimana seorang pekerja melakukan pekerjannya
  • Bagaimana posisi dan gerak tubuh yang dilakukan ketika bekerja
  • Alat-alat yang mereka gunakan
  • Apa efek atau dampak dari faktor diatas terhadap kesehatan dan kenyamanan pekerjaan.

Demikianlah telah dijelaskan tentang Pengertian Ergonomi,Tujuan, Manfaat, Prinsip, Ruang Lingkup Terlengkap semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa untuk membaca artikel kami lainnya.

Silakan Baca Juga: