Pengertian Perusahaan Jasa, Tahapan Siklus Akuntansi Dan Penjelasan Terlengkap

Posted on

Pengertian Perusahaan Jasa, Tahapan Siklus Akuntansi Dan Penjelasan Terlengkap – Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan tentang perusahaan jasa. Yang meliputi pengertian perusahaan jasa, tahapan siklus akuntansi perusahaan jasa yang dilengkapi dengan penjelasannya. Untuk lebih detailnya silakan simak ulasan dibawah ini dengan seksama.
Pengertian Perusahaan Jasa, Tahapan Siklus Akuntansi Dan Penjelasan

Pengertian Perusahaan Jasa

Perusahaan jasa merupakan suatu perusahaan yang menjual atau menawarkan jasa untuk mencukupi kebutuhan konsumen. Dengan bahasa lain, perusahaan jasa menjual “barang” yang tidak mempunyai wujud.

Dalam pembuatan laporan keuangan, khususnya perusahaan jasa. Ada delapan langkah yang dapat disebut dengan siklus akuntansi yaitu sebagai berikut:

  1. Transaksi keuangan
  2. Mencatat semua transaksi keuangan, menurut bukti asli transaksi dalam periode akuntansi
  3. Membuat jurnal umum menurut catatan no 2
  4. Membuat buku besar
  5. Membuat jurnal penyesuaian
  6. Membuat laporan keuangan yang mencakup laporan laba rugi, neraca, dan juga laporan perubahan modal
  7. Membuat jurnal penutup
  8. Membuat neraca saldo sesudah penutupan

Tahapan Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa

Siklus akuntansi perusahaan jasa ialah suatu proses pembuatan laporan keuangan perusahaan dalam suatu periode tertentu. Umumnya siklus akuntasi diawali dari transaksi hingga pada pembuatan laporan keuangan perusahaan yang selanjutnya berlanjut dengan adanya saldo yang ditutup dengan closing entry (jurnal penutup0 atau sampai pada jurnal pembalik.

Pada dasarnya, siklus akuntasi pada perusahaan jasa tidak berbeda jauh dengan siklus akuntanasi pada perusahaan dagang. Baik perusahaan jasa maupun perusahaan dagang, semua transaksi yang dilaksanakan wajid dicatat dalam buku jurnal dan selanjutnya secara periodik dibubukan atau dikelompokkan ke dalam rekening akun didalam buku besar.

Dan pada akhir periode akuntasi, seluruh saldo dari semua rekening akun dihitung secara dicantumkan ke dalam neraca jalur yang dipakai sebagai alat bantu dalam penyusunan laporan keuangan.

Jurnal penyesuaian dan jurnal penutup juga dilaksanakan dalam perusahana jasa, dan juga dengan pembuatan neraca saldo sesudah tutup buku perlu dilakukan sebagai tahap akhir dalam siklus akuntansi.

Dalam mengumpulkan bukti transaksi, tidak termasuk ke dalam suatu bagian siklus akuntansi tetapi rutinitas dasar aktivitas akuntansi. Sesudah mengumpulkan bukti tersebut aka akan didapat sebuah data keuangan.

1.Penjurnalan

Penjurnalan atau pengelompokkan adalah siklus paling awal dari aktivitas akuntansi. Dari pengumpulan bukti di atas maka akan didapatkan sebuah jurnal.

2.Buku Besar

Membuat buku besar atau mengimput data kedalam buku besar adalah proses dalam pengelompokkan atas nilai nominal akun masing-masing untuk supaya tahu salod dari setiap perkiraan atau akun.

3.Neraca Saldo/Percobaan

Proses berikutnya adalah membuat suatu neraca saldo atau neraca percobaan untuk mengetahui bahwa pengimputan data dari jurnal umum kedalam buku besar sudah benar dengan membuat neraca saldonya, melihat posisi antara debet dan kredit seimbang.

4.Jurnal Penyesuaian

Proses selanjutnya yaitu membuat penyesuaian. Yakni melaksanakan suatu penyesuaian antara fisik dan saldo dalam akun dan juga penyesuaian atas beberapa penyusutan peralatan dan sebagainya, pada proses ini seringkali akan muncul perkiraan atau akun baru.

5.Neraca Lajur

Jika sudah melakukan penyesuaian maka memasuki 2 proses yakni input data buku besar dan pembuatan neraca lajur. Yang pertama adalah melaksanakan input data jurnal penyesuaian kedalam buku besar. Kemudian melakukan input jurnal penyesuaian ke neraca lajur dan membuat neraca sesuai disesuaikan.

Dalam neraca lajur akan ada kolom neraca sesuai disesuaikan. Memeriksa saldo setiap perkiraan. Jika adala yang tidak sama dengan saldo buku besar dengan neraca sesudah disesuaikan maka harus diperiksa dan ditemukan dimana letak kesahannya.

6.Laporan Keuangan

Proses berikutnya dari siklus akuntansi perusahaan jasa adalah pembuatan laporan keuangan dalam bentuk Neraca, laporan laba rugi dan juga laporan perubahan modal

7.Jurnal Penutup

Proses selanjutnya yaitu melaksanakan penutupan (jurnal penutup) terhadap beberapa akun yang mempengaruhi seluruh perkiraan dan akun dalam laporan laba rugi dan laporan perubahan modal. Akun yang ditutup adalah pendapatan, prive, biaya, laba rugi.

8.Jurnal Pembalik

Jurnal pembalik yaitu proses terakhir. Seringkali jurnal pembalik ini dilaksanakan ketika melakukan pembalikan atas beberapa akun yang sudah ditutup untuk mengembalikan saldonya. Biasanya yang dibalik adalah pembayaran yang di bayar dimuka yang belum jatuh tempo.

9.Neraca Akhir / Awal

Pembuatan neraca akhir dan awal. Disebut juga sebagai neraca akhir karena dihasillkan pada akhir periode dan disebut neraca awal karena akan dipakai sebagai neraca awal siklus akuntansi periode berikutnya.

Demikianlah telah dijelaskan tentang Pengertian Perusahaan Jasa, Tahapan Siklus Akuntansi Dan Penjelasan Terlengkap semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya.

Silakan Baca Juga: