Pengertian Etos Kerja, Fungsi, Ciri-Ciri, Cara Menumbuhkan, Faktor Yang Mempengaruhi Terlengkap

Posted on

Pengertian Etos Kerja, Fungsi, Ciri-Ciri, Cara Menumbuhkan, Faktor Yang Mempengaruhi Terlengkap – Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan tentang etos kerja. Yang meliputi pengertian etos kerja, fungsi etos kerja, ciri-ciri etos kerja, cara menumbuhkan etos kerja dan faktor yang mempengaruhi etos kerja dengan pembahasan lengkap dan mudah dipahami. Agar lebih detailnya silakan simak ulasan dibawah ini dengan seksama.

Pengertian Etos Kerja

Etos artinya suatu pandangan hidup yang khas dari sebuah golongan sosial. Etos berasal dari kata Etos (Bahasa Yunani) yang bisa diartikan dengan sikap, kepribadian, watak, karakter, dan juga keyakinan terhadap sesuatu. Sehingga etos kerja adalah semangat kerja yang dijadikan ciri khas dan keyakinan seseorang ataupun suatu kelompok. Di Kamus Besar Bahasa Indonesia, etos kerja adalah semangat kerja yang menjadi ciri khas dan keyakinan seseorang atau suatu kelompok.

Dilihat dari terminologinya, etos kerja mengalami perubahan arti yang luas. Dipakai dalam tiga pengertian yang berbeda, yakni:

  • Sebuah aturan umum atau cara hidup
  • Sebuah tatanan aturan tingkah laku
  • Penyelidikan mengenai jalan hidup dan seperangkat peraturan perilaku

Fungsi Etos Kerja

Ada beberapa fungsi dari etos kerj antara lain sebagai berikut:

  • Berfungsi untuk mendorong timbulnya tingkah laku
  • Berfungsi untuk membuat bergaiarh dalam kegiatan
  • Berfungsi untuk menggerakkan

Ciri-Ciri Etos Kerja

Orang yang mempunyai etos kerja, akan dapat dilihat dari sikap dan perbuatannya dalam bekerja, dan berikut ini sebagian ciri-ciri dari etos kerja yaitu:

  • Kecanduan pada waktu
  • Mempunyai moralitas yang berih atau ikhlas
  • Mempunyai sifat jujur
  • Mempunyai suatu komitmen
  • Memiliki pendirian/konsisten yang kuat

Cara Menumbuhkan Etos Kerja
Pengertian Etos Kerja, Fungsi, Ciri-Ciri, Cara Menumbuhkan, Faktor Yang Mempengaruhi

Dalam setiap negara mempunyai etos kerja masing-masing, menurut Jansen H. Sinamo (2011) dalam bukunya 8 etos kerja profesional menjelaskan cara menumbuhkan etos kerja yaitu:

  • Kerja merupakan rahmat (aku bekerja tulus penuh rasa syukur)
  • Kerja adalah amanah (aku bekerja harus penuh tanggung jawab)
  • Kerja adalah panggilan (aku bekerja harus selesai dan penuh integritas)
  • Kerja adalah aktualisasi (aku bekerja keras dan penuh semangat)
  • Kerja adalah ibadah (aku bekerja serius penuh kecintaan)
  • Kerja adalah seni (aku bekerja dengan cerdas dan penuh kreativitas)
  • Kerja adalah kehormatan (aku bekerja penuh dengan tekun dan unggul)
  • Kerja adalah pelayanan (aku bekerja paripurna penuh dengan kerendahan hati)

Faktor Yang Mempengaruhi Etos Kerja

Faktor-faktor yang menjadi pengaruh etos kerja antara lain sebagai berikut:

Agama
Sebagai dasar agama adalah suatu sistem nilai yang akan menjadi pengaruh atau menentukan pola hidup para penganutnya. Cara berfikir, bersikap dan berperilaku seseorang tentu dipengaruhi oleh ajaran agama yang ia anut apabila seseorang dengan sungguh-sungguh didalam kehidupan beragamanya.

Budaya
Sikap mental, tekad, disiplin serta semangat bekerja masyarakat juga bisa disebut dengan etos budaya dan secara operasional etos budaya ini juga disebut sebagai etos kerja. Kualitas etos ini ditetapkan oleh sistem orientasi nilai budaya masyarakat yang berkaitan.

Sosial Politik
Tinggi rendahnya etos kerja pada masyarakat terpengaruh dai ada atau tidaknya struktur politik yang mendorong masyarakat untuk bekerja keras dan bisa menikmati hasil kerja keras secara penuh.

Kondisi Lingkungan (Geografis)
Lingkungan alam yang mendukung, menjadi pengaruh manusia yang ada didalamnya melaksanakan usaha bisa mengelola dan mendapat manfaat dan bahkan bisa mengundang pendatang untuk ikut serta mencari penghidupan pada lingkungan tersebut.

Pendidikan
Etos kerja tidak bisa dipisahkan dengan kualitas sumber daya manusia nya, peningkatan sumber daya manusia akan menjadikan seseorang memiliki etos kerja keras

Struktur Ekonomi
Tinggi rendahnya etos kerja pada masyarakat, terpengaruh dari ada atau tidak nya struktur ekonomi, yang dapat memberikan insentif bagi anggota masyarakat untuk bekerja keras dan bisa menikmati hasil kerja keras mereka dengan penuh

Motivasi Intrinsik Individu
Individu yang akan mempunyai etos kerja yang tinggi yaitu individu yang memiliki motivasi tinggi, etos kerja adalah sebuah pandangan dan sikap yang bedarkan dari nilai-nilai yang diyakini seseorang.

Demikianlah telah dijelaskan tentang Pengertian Etos Kerja, Fungsi, Ciri-Ciri, Cara Menumbuhkan, Faktor Yang Mempengaruhi Terlengkap semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya.

Silakan Baca Juga: