Pengertian Manajemen Kualitas, Pendekatan, Kriteria Terlengkap

Posted on

Pengertian Manajemen Kualitas, Pendekatan, Kriteria Terlengkap  – Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan tentang Manajemen Kualitas. Yang meliputi pengertian manajemen kualitas, pendekatan manajemen kualitas dan kriteria manajemen kualitas dengan pembahasan lengkap dan mudah dimengerti. Agar lebih memahaminya silakan simak ulasan dibawah ini dengan seksama.
Pengertian Manajemen Kualitas, Pendekatan, Kriteria

Pengertian Manajemen Kualitas

ISO yang merupakan badan standarisasi internasional menyatakan pengertian dari kualitas yaitu kemampuan barang atau jasa yang dalam memberikan kepuasan kepada pelanggan (konsumen).

Manajemen Kualitas meruapakan suatu perbuatan mengawasi seluruh aktivitas dan tugas-tugas yang dibutuhkan untuk mempertahankan tingkat keunggulan yang diinginkan. Ini mencakup penetapan kebijakan mutu, membuat dan merencanakan mutu dan jaminan dan kontrol kualitas dan peningkatan kualitas.

Kualitas yang diawasi tidak hanya sebatas pada kualitas produk tetapi juga pada kualitas perusahan secara menyeluruh. Mulai dari kualitas karyawan yang bekerja, sampai kualitas perusahan dimata para konsumen.

Kualitas disini merupakan penilaian terhadap mutu yang dihasilkan apakah sesuai dengan standar perusahaan atau masih dibawah. Sehingga perlu adanya sebuah manajemen yang menangani bagian ini. Selain itu juga kualitas pada manusia, pada proses hingga pada kualitas lingkungan.

Kualitas manajemen digunakan untuk menanamkan kesadaran kualitas terhadap seluruh proses dalam sebuah organisasi. Yang dilakukan dengan pendekatan manajemen untuk sebuah organisasi yang terpusat di kualitas, menurut partisipasi dari semua anggotanya untuk mencapai kesuksesan jangka panjang dengan melihat kepuasan pelanggan dan juga memberi keuntungan untuk seluruh anggota dalam organisasi.

Pendekatan Manajemen Kualitas

Ada beberapa pendekatan yang bisa dilakukan sebelum melaksanakan manajemen kualitas ini. Menurut Davis, menyatakan bahwa kualitas bukan hanya pada penekanan aspek akhir yakni produk dan jasa tetapi juga berhubungan dengan kualitas manusia, kualitas proses, dan kualitas lingkungan.

Transcendental Approach
Pendekatan kualitas ini adalah sesuatu yang bisa dirasakan, namun susah diartikan dan dioperasionalkan ataupun diukur.

Product-based Approach
Kualitas pendekatan ini adalah sebuah karakteristik atau atribut yang bisa diukur. Perbedaan kualitas menunjukkan terdapatnya perbedaan atribut yang ada pada produk secara objektif, namun pendekatan ini tidak bisa menjelaskan perbedaan dalam selera dan preferensi individual.

User-Based Approach
Kualtitas pendektan ini berdasarkan pada pemikiran bahwa kualitas bergantung pada orang yang melihat dan produk yang sangat memuaskan preferensi seseorang atau cocok dengan selera fitnes for used adalah produk yang berkualitas tinggi.

Manufacturing-Based Approach
Kualitas pendekatan ini adalah sifatnya supply-based atau berasal dari sudut pandang produsen yang mengartikan kuatlis sebagai sesuatu yang bersesuaian dengan syarat “conformance quality” dan prosedur.

Pendekatan ini fokusnya kepada kesesuaian spesifikasi yang ditentukan perusahaan dengan cara internal. Oleh sebab itu, yang menentukan kualitas adalah standar-standar yang ditentukan perusahaan dan bukan konsumen yang memakainnya.

Value-Based Approach
Kualitas pendekatan ini adalah melihat kualitas dari segi nilai dan harga, kualitas diartikan sebagai affordable ascellence. Oleh sebab itu kualitas dalam pandangan ini sifatnya relatif, sehingga produk yang mempunyai kualitas tertinggi belum tentuk produk yang sangat bernilai. Produk yang paling bernilai adalah produk yang paling tepat beli.

Kriteria Manajemen Kualitas

Manajemen kualitas disebut berhasil apabila terdapat yang mengelolanya sudah memenuhi beberapa kriteria. Pendapat ini dinyatakan oleh Garvin. Kriteria menurut Garvin adalah sebagai berikut:

  • Performance (kinerja) adalah karakteristik utama dari produk ini
  • Features adalah karakteristik pelengkap atau tambahan
  • Reliability (kehandalan) adalah kemungkinan tingkat kegagalan penggunaan
  • Conformance (kesesuaian) adalah sejauh mana karakteristik desain dan operasi produk terpenuhi dengan standar-standar yang sudah ditentukan sebelumnya
  • Durability (daya tahan) adalah mengukur berapa lama sebuah umur teknis ataupun umur ekonomis sebuah produk
  • Serveablity (pelayanan) adalah mudah untuk diperbaiki, yang mencakup kecepatan, komptensi, kenyamanan, fasilitas, dalam pemeliharaan dan penanganan keluhan yang membuat puas.
  • Asthetics (estetika) adalah berhubungan dengan pola, rasa dan daya tarik produk
  • Percived Quality adalah berhubungan dengan Citra atau reputasi produk dan juga tanggung jawah perusahaan pada produk.

Demikianlah telah dijelaskan tentang Pengertian Manajemen Kualitas, Pendekatan, Kriteria Terlengkap semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya.

Silakan Baca Juga: