Pengertian Perencanaan, Tujuan, Fungsi, Manfaat, Tahapan, Syarat Terlengkap

Posted on

Pengertian Perencanaan, Tujuan, Fungsi, Manfaat, Tahapan, Syarat Terlengkap – Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan tentang perencanaan. Yang meliputi pengertian perencanaan, tujuan perencanaan, fungsi perencanaan, manfaat perencanaan, tahapan dan syarat perencanaan dengan pembahasan lengkap dan mudah dipahami. Untuk lebih rincinya silakan simak ulasan dibawah ini dengan seksama.
http://www.spengetahuan.com/2017/08/16-pengertian-ekonomi-syariah-menurut-para-ahli.html

Pengertian Perencanaan

Perencanaan yaitu suatu patokan untuk menjadikan mudah manajer supaya tercapainya sebuah tujuan, membuat strategi untuk mencapai tujuan tersebut dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi. Perencanaan adalah sebuah proses paling penting dari seluruh fungsi manaajemen karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lain seperti pengoranisasian, pengarahan, dan pengontrolan tidak bisa berjalan.

Dengan pengertian lain, perencanaan adalah proses dasar dari manajemen untuk menetapkan tujuan dan langkah-langkah yang harus dilakukan agar tujuan dapat tercapai. Perencanaan memberikan informasi untuk mengkoordinasikan pekerjaan dengan akurat dan efektif. Rencana yang baik harus berdasarkan atas sasaran, bersifat sederhana, memiliki standar dan fleksibel, seimbang dan memakai sumber-sumber yang tersedia dulu.

Tujuan Perencanaan

Masing-masing aktivitas organisasi dalam meraih tujuan membutuhkan perencanaan yang sangat matang atau serius yang sesuai dengan tujuannya. Hal ini disesuaikan berdasarkan bidang-bidang yang akan dicapai. Menurut Albert Silalahi (1987:167), menerangkan bahwa tujuan perencanaan adalah sebagai berikut:

  • Perencanaan merupakan jalan atau cara untuk mengantisipasi dan merekam perubahan “a way to anticipate and offset change”
  • Perencanaan memberi arahan “direction” terhadap administrator-administrator ataupun non administrator.
  • Perencanaan juga bisa menghindari atau setidak-tidaknya memperkecil tumpang-tindih dan pemborosan “wasteful” pelaksanaan aktivitas-aktivitas
  • Perencanaan menentukan tujuan dan standar yang hendak dipakai untuk memudahkan pengawasan.

Fungsi Perencanaan

Fungsi dari perencanaan adalah sebuah proses diambilnya keputusan berhubungan dengan hasil yang diinginkan, dengan menggunakan sumber daya dan pembentukan sebuah sistem komunikasi yang sangat mungkin adanya pelaporan dan pengendalian hasil akhir dan juga perbandingan hasil-hasil itu dengan rencana yang dibuat.

Banyak manfaat dari dibuatnya perencanaan yaitu terciptanya sifisiensi dan efektivitas pelaksanaan kegiatan perusahana bisa melaksanakan koreksi terhadap penyimpanan sedini mungkin, mengidentifikasi hambatan-hambatan yang timbul menghindari kegiatan, pertumbuhan dan perubahan yang tidak terara dan terkontrol.

Manfaat Perencanaan

Manfaat dari perencanaan adalah sebagai berikut:

  • Sebuah bentuk perencaan bisa membuat pelaksanaan tugas menjadi lebih tepat dan aktivigtas setiap unit akan terorganisir dengan baik menuju arah yang sama.
  • Sebuah perencanaan yang disusun dari penelitian yang akurat akan menghindarkan adanya kesalahan yang bisa saja terjadi.
  • Suatu perencanaan mencakup standar atau batasan tindakan dan biaya akan menjadikan mudah pelaksanaan pengawasan
  • Perencanaan dapat digunakan sebagai pedoman untuk melakukan aktivitas sehinga aparat pelaksana memiliki irama atau gerak dan pandangan yang sama untuk mencapai tujuan perusahaan.

Tahap Dasar Perencanaan

Seluruh aktivitas perencanaan pada dasarnya melewati empat tahap, antara lain:

  1. Menetapkan tujuan atau serangkaian tujuan perencaan yang diawali dengan keputusan-keputusan suatu keinginan atua keperluan organisasi atua kelompok kerja. Tanpa adanya rumusan tujuan yang jelas organisasi akan memakai sumber daya, sumber daya yang tidak efektif.
  2. Merumuskan keadaan saat ini, pemahaman akan posisi perusahaan sekarang dari tujuan yang akan dicapai atau sumber daya yang tersedia untuk mencapai tujua dalah sangat penting karena tujaun dan rencana berhubungan waktu yang akan datang.Hanya setelah keadaan perusahaan sekarang ini dianalisa rencana bisa dirumusan untuk menunjukkan rencana kegiatan lebih lanjut. Tahap kedua ini membutuhkan informasi terutama keuangan dan data statistik yang diperoleh melalui komunikasi dalam organisasi.
  3. Mengindentifikasi seluruh kemudahan dan hambatan, semua kekuatan dan kelemahan dan juga kemudahan dan hambatan membutuhkan pengindentifikasian untuk mengukur kemampuan organisasi dalam mencapai tujuan.Untuk itu dibutuhakn pengetahuan faktor-faktor lingkungan intern dan ekstern yang bisa membantu organisasi mencapai tujuannya atau yang mungkin menimbulkan masalah. Meskipun sulit dilaksanakan antisipasi keadaan, masalah dan kesempatan dan juga ancaman yang mungkin terjadi diwaktu mendatang adalah bagian esensi dari proses perencanaan.
  4. Mengembangkan rencana atau serangkaian aktivitas untuk mencapai tujuan. Tahap akhir dalam proses perencanaan mencakup pengembangan berbagai alternatif aktivitas untuk mencapai tujuan, penilaian alternatif-alternatif tersebut dan dipilihnya alternatif terbaik yaitu yang paling memuaskan diantara berbagai alternafif yang ada.

Syarat-Syarat Perencanaan

Syarat-syarat dari perencanaan adalah sebagai berikut:

  • Memiliki tujuan yang jelas
  • Bersifat simpel atau sederhana
  • Mencakup analisis terhadap pekerjaan yang dikerjakan
  • Sifatnya fleksibel
  • Memiliki keseimbangan yakni keselarasan tanggung jawab dan tujuan setiap bagian dalam perusahana dengan tujuan akhir perusahaan yang sudah ditetapkan.
  • Memiliki kesan bahwa segala sesuatu itu sudah disediakan dan juga dapat digunakan dengan efektif dan mempunyai daya guna.

Demiikianlah telah dijelaskan tentang Pengertian Perencanaan, Tujuan, Fungsi, Manfaat, Tahapan, Syarat Terlengkap semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya.

Silakan Baca Juga: