Pengertian Risiko, Jenis-Jenis, Sumber, Contoh Terlengkap

Posted on

Pengertian Risiko, Jenis-Jenis, Sumber, Contoh Terlengkap – Pada pembahasan kali ini kami akan menjelaskan tentang Risiko. Yang meliputi pengertian risiko, jenis-jenis risiko, sumber risiko dan contoh risiko dengan pembahasan lengkap dan muda dipahami. Untuk lebih detailnya silakan simak ulasan dibawah ini dengan seksama.

Pengertian Risiko

Risiko adalah suatu keadaan terdapat ketidakpastian dan tingkat ketidakpastiannya bisa diukur dengan kuantitatif. Risiko juga bisa diartikan dengan suatu keadaan ketidakpastia, yan gmana apabila terjadi sesuatu keadaan yang tidak diinginkan bisa menimbulkan suatu kerugian. Risiko berkaitan dengan ketidakpastian ini terjadi karena kurang atau tidak tersediannya cukup informasi mengenai apa yang akan terjadi. Sesuatu yang tidak pasti (uncertain) bisa ber akibat dengan keuntungan atau kerugian.

Semua kerugian yang dilakukan secara individu atau perusahaan didalamnya terdapat risiko. Aktivitas bisnis berhubungan erat dengan risiko. Risiko dalam aktivitas bisnis juga dihubungkan dengan besarnya pengembalian yang akan diperoleh oleh pengambil risiko. Semakin besar risiko yang dihadapi, seringkali bisa diperhitungkan jika pengembalian yang didapat juga akan semakin besar.

Jenis-Jenis Risiko

Ada dua jenis risiko secara umum yang dikemukakan oleh Hanafi (2006:6)

Risiko Murni (Pure Risk)
Risiko murni yaitu ketidakpastian terjadi sebuah kerugian atau dengan bahasa lain hanga ada suatu peluang merugi dan bukan suatu peluang keuntungan. Risiko murni merupakan suatu risiko yang dimana jika terjadi akan mengakibatkan kerugian dan jika tidak terjadi maka tidak memunculkan kerugian tetapi juga tidak menimbulkan keuntungan. Risiko ini mengakibatkan hanya terdapat dua mcam yaitu rugi atau break event, contohnya seperti pencurian, kecelakaan atau kebakaran.
Pengertian Risiko, Jenis-Jenis, Sumber, Contoh

Risiko Spekulasi (Speculative Risk)
Risiko spekulasi yaitu risiko yang berhubungan dengan kejadian dua kemungkinan yakni peluang mengalami kerugian finansial atau mendapatkan keuntungan. Risiko ini mengakibatkan terdapat tiga macam: rugi, untung atau break event. Misalnya adalah investasi saham pada bursa efek, membeli undian dan lain sebagainya.

Menurut Jorion (1997) ada tiga jenis risiko di suatu perusahaan yakni:

Risiko Bisnis (Business Risk)
Risiko bisnis yaitu risiko yang ditanggung oleh perusahaan terhadap kualitas dan keunggulan di beberapa produk pasar yang dimiliki oleh perusahaan. Risiko seperti ini hadir karena terdapat ketidakpastian dari aktivitas-aktivitas bisnis seperti inovasi teknologi dan juga desain produk dan pemasaran.

Risiko Strategi (Strategic Risk)
Risiko strategi timbul sebab terdapat perubahan fundamental pada lingkungan ekonomi atau politik. Risiko strategi bisa diperkirakan. Risiko ini berhubungan dengan kerugian yang bisa sajsa dihadapi pada pasar finansial, seperti kerugian karena pergerakan tingkat suku bunga atau terdapat kegagalan (defaults) pada obligasi finansial. Dengan dasar kecenderungan peluang terjadinya risiko (likehood) dan konsekuensi yang diakibatkan (consequences) risiko bisa diklasifikasikan menjadi 4 macam yakni:

  • Unacceptable Risk: Yaitu risiko yang tidak bisa diterima dan harus dihapus atau jika memungkinkan ditransfer kepada pihak lain
  • Undesirable Risk: Yaitu risiko yang membutuhkan penanganan/mitigasi risiko sampai di tingkat yang bisa diterima
  • Acceptable Risk: Yaitu risiko yang bisa diterima karena tidak memiliki dampak yang besar dan masih dalam batas yang bisa diterima.
  • Negligible Risk: Yaiyu risiko yang dampaknya sangat kecil sehingga bisa diabaikan

Sumber-Sumber Risiko

Sumber-sumber risiko Menurut Godfrey (1996) terdapat sumber risiko yang harus diketahui dan diidentifikasi sebagai langkah permulaan menangani risiko, yaitu:

Politik (Political)
Contoh: Kebijaksanaan pemerintah, opini publik, berubahnya ideologi, peraturan, kekacauan perang, terorisme, kerusuhan

Lingkungan (Environment)
Contoh: Pencemaran, kebisingan, perizinan, opini publik, kebijakan didalam perusahaan, perundangan yang berhubungan dengan lingkungan, dampak lingkungan

Perencanaan (Planning)
Contoh: Syarat-syarat perizinan, kebijakan dan praktik, tata guna lahan, dampak sosial dan ekonomi, pendapat publik.

Pemasaran (Market)
Contoh: Permintaan (perkiraan), persaingan, keusangan, kepuasan konsumen, mode

Ekonomi (Economic)
Contoh: Kebijakan keuangan, perpajakan, inflasi, suku bunga, nilai tukar

Keuangan (Financial)
Contoh: Kebangkrutan, keuntungan, asuransi, risk share

Alami (Natural)
Contoh: Kondisi tanah tidak seperti dugaan, cuaca, gempa, kebakaran dan ledakan, temuan situs arkeologi

Proyek (Project)
Contoh: Definisi, strategi, pengadaan, persyaratan untuk kerja, standar kepemimpinan, organisasi kedewasaan, komitmen, kompetensi dan pengalaman, perencanaan dan pengendalian kualitas, rencana kerja, tenaga kerja dan sumber daya, komunikasi dan budaya.

Teknis (Technic)
Contoh: Kelengkapan desian, efisiensi operasional, keandalan

Manusia (Human)
Contoh: Kesalahan, tidak kompeten, kelalaian, kelelahan, kemampuan berkomunikasi, budaya, bekerja dalam kondisi gelap atau malam hari

Kriminal (Criminal)
Contoh: Kurang aman, perusakan, pencurian, penipuan, korupsi, pemalakan

Keselamatan (Safety)
Contoh: Peraturan kesehatan dan keselamatan kerja, zat berbahaya, bertabrakan, keruntuhan, kebanjiran, kebakaran dan ledakan.

Demikianlah telah dijelaskan tentang Pengertian Risiko, Jenis-Jenis, Sumber, Contoh Terlengkap semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Terimakasih telah berkunjung dan jangan lupa untuk membaca artikel lainnya.

Silakan Baca Juga: